Bedil Ajaib Hingga Bencong Aduhai

Karya : Edy Saputro Cahyo

Pembicaraan di lesehan Cak Ipul
Tak ada yang namanya warung murah
Kopi dan segala rasa ada
Serba murah
Sambil makan dan ngopi lihat cewek-cewek yang lewat
Itupun hanya dibuat-buat
Jelas untuk berdiskusi dan beli kopi
Semua yang marung mekakai bahasa tingkat dewa
Jelas, , , mereka mempunyai lecana dikantongnya,
Semua mata mengira hanya bedil-bedil biasa
Ternyata bedil sulap
Cak Ipul, , , yang tahu cerita lama da nada sekarang


Sepatu Hilang
Pasti dicuri orang berpendidikan
Para pembawa karung tiba di pagi yang orang masih ternyenyak
Itu salahnya mereka tertidur, habis semalaman berdagang
Sepatu yang bagus dan bersih tak dibawa
Padahal jelas laku besar
Oh ya merek yang jadi andalan
Sepatu-sepatu bagus dan bersih-bersih tak diambil
Malahan mengambil sepatu yang kotor, tapi mereknya bagus dan popular di media tevilisi
Pemulung yang haus uang atau pemulung berpendidikan yang menyamar
Apapun kalau pemulung biasa dibawa semua
Ini meninggalkan jejak
Waduh semua harus hati-hati
Orang-orang di samping anda berbahaya


Topi Gaya Belakang
Banyak yang mengiranya preman
Lengan kaus pendek dan potongan
Celana robek-robek tak karuan
Semua jari dihiasai cincin berduri
Pernah ada yang menyapa
Tapi ya biasa dan hormat
Malahan orang yang rapi dan berdasi hanya mampang emosi
Ini yang tak patas di negeri ini, serba maunnya sendiri
Dibilang , yang berpakaian seram tindakan juga menyeramkan
Ah tidak , , semua harus melihat arah kelapa pada topi


Hp Rusak
Ditelpon gak ada suara, maunya hanya langsung bertemu wajah
Pesan romantic hilang ditelan system hp
Kepentingan orang diganggu sebeleum mlebu
Katanya ada yang salah , tapi tak pernah mengalah
Ini pelaku utama tindakan barang kecil yang mengelikan
Dasar perusak hubungan orang
Kalau ada ya, digunakan sewajarnya
Tak harus ada tapi malah dibuat ada-ada
Ada selingkuhan
Ada korupsian
Ada kejahatan
Ada dan dibuat sejeleknya


Bencong aduhai
Naik sepedah motor kok diblayer-blayer
Mereka kaget to, ,
Ahh, ahh,
Masuk Allah, , ,badan kekar dan betis tebal
Cantik , , , ya cantik di pandang dari lubang djarum
Weslah kayak bidadari yang malahan kaum hawa kalah dengan kalian
Kapan mangkal, , , sesuka mereka
Aduh repot ini bencong semaunya sendiri
Tak ada undang-undang untuk kaum bencong
Kesepakatan teriakan harus dipidatokan di rumah bencong terbesar


Komentar