- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Karya: Edy Saputro Cahyo
Aku telah marah kepada hatiku sendiri,
aku tidak ingin tahu apa yang telah engkau rasa. Setelah aku mendergar semua
cerita yang engaku paparkan. Ada kesamaan. Aku takut terhadap wanita seperti
itu. Tapi apakah aku salah dalam mengambil keputusan. Aku masih ingin banyak
bercerita dan mendengar ceiritamu yang membuat hatiku menangis tersembunyi. Kalaupun
engkau tidaklah seperti wanita-wanita yang ada. Buruk rupa memang adalah salah
kaprah saat ini. Itukah keputusan , yang tak pernah aku fikirkan. Tapi engkau
sedikitpun tak ingin engkau menutupi segalanya. Aku memang telah luluh dengan
semua ceritamu. Aku juga merasa. Kajian yang aku lakukan dengan objek yang sama
telah membuka mata dan fikirku. Kalaulah ia mau dan tak ingin bertahan dengan
segumpal perkataan yang tanpa ada makna. Aku kira itu tak akan dijawab. Dan akan
tetap bertahan dengan kenyamanan yang ada. Aku merasa berdosa besar dalam
kesakitan hati. Aku telah membuat senyum menjadi kesandung. Salah tingkah dan
salah berkiprah. Aku telah tahu apa yang ada di dalam hatiku. Aku juga tak
ingin dengan adanya mereka-mereka yang mengong-gong melihat kami bercerita
mesra. Hanya mesra taka da yang lain lagi. Tapi hanya sebatas teman dan teman
bercerita. Kalaulah kini sudah aku serukan suara penghalang istimewa. Aku yakin
dia akan sakit. Jikalau engkau masih peduli terhadapku dan ingin berteman
denganku maka lakukanlah apa yang engkau mau. Demi aku mendapatkan kata maaf
darimu. Semua apa yang aku lihat dengan sebutan bulan, telah membuat aku sakit
berfikir. Aku mau bilang kaulah ada seruan lagu yang ingin engkau katakan,
katakanlah.
Hujan gerimis telah membuat kesalahan
terkubur semakin mendalam, dan padat. Kata yang telah aku lantunkan kini
hilang tak bersisa. Aku harus bagaimana. Gerak senyum, mimik dan gestur yang
teruraikan darimu membuat aku merasa bahagia. Tapi kenapa , lidah ini berucap,
harus ada batasan. Aku bukan orang yang seperti mereka-mereka yang telah engkau
kenal. Dan aku bukan mereka-mereka yang telah mempermainkan cintamu. Tapi aku
hanya ingin, mengatasi kekecewaanmu selama ini. Aku tak paham dengan apa yang aku
lakukan sekarang. Aku anggap semua adalah sama. Ingat , kalaulah engkau ingin
merubah dirimu menjadi lebih baik, mari kita bicarakan saja di luar. Apabila kau
masuk ke sarang ini. Aku yakin mata dan kata yang ada di sekitar menceloteh
kita. Itu perlu difikirkan. Aku senang bersamamu. Tapi tidak di sini. Ayo mencoba
di tempat lain jika engkau mau. Dan aku yakin, kamu tak akan memberi celah
sedikitpun. Terhadap tindak yang aku lakukan.
Aku bukan yang mempunyai ciri-ciri,
habis manis sempah dibuang. Aku tak seperti itu. Tapi aku ingin cerita ini
dilanjut diluar tempat ini. Aku mohon jangan di sini. Aku memang berbeda
denganmu. Tapi terimalah sedikit perbedaan itu. Jika engkau mau berubah dewasa dan mau berubah seperti apa yang engkau bilang. Aku akan menjadi yang terbaik,
memberikan segala solusi. Dan aku sempatkan untuk mau mendengar segala
ceritamu. Tapi, dengan kejadian itu. Apakah mungkin ia bercerita kepadaku.
SARANG, 7 November 2014
SARANG, 7 November 2014
Komentar
Posting Komentar