Puisi_JARI TENGAH

Oleh; Edy Saputro Cahyo
Jari jemariku lelah
Jari tengahku mati ketika isyak
Air dan besi tebal menipu aku
Ketika berlulut dan kusembahkan kedua tanganku
Jari tengahku , maafkanlah aku telah mempermainkanmu
Ruas-ruas telah setuju membuat aku dikelilingi petang
Kau sambut darahku terbuang sia-sia
Mataku kau buat perih
Sakitnya menepi  menelusuri nadi
Kau buat tanda kecelekan, makian, hasutan, dan fuck you seperti itu
Tak pernah aku mengajari gerak itu
Kini kau paksa itu, dan jelas kau tujukan kepadaku
Berarti kau telah mencaci maki aku
Linu rasanya rasanya darah kau pompa pasrah
Biasanya kau selalu menandai dengan kedutan dan gatal
Itupun makna kebahagian
Tapi saat ini kau musuhi aku dengan kesakitamu melukai raga ini

Kanal Depan, 8 November 2014

Komentar