- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Oleh : Edy Saputro Cahyo
Tak
terasa malam telah membuang aku hingga pagi ini. Mereka tertawa-tawa dengan
suara keras. Tak ada yang berani sama mereka. Jelas mereka adalah orang yang
ditakuti di sini. Tertawa membuat perut terasa lelah, hingga lapar. Kini mereka
menuju bukit pondok makanan jumbo. Setiap saat dijumpai pasti ada barang jadi. Atau
hanya untuk ngopi dan diskusi pagi. Karena malam telah membuat mereka lupa
dengan kebahagiaan tertentu.
Aku
telah sakit. Aku telah mati. Ketika malam hari. Kini aku hidup kembali. Bersama
kicauan suara burung. Tapi apakah pagi nanti, masih berharap ada orang yang
menyapaku. Ataupun menyapa mereka yang telah hilang.
Komentar
Posting Komentar