Puisi_Manusia Samin Dan Gila Pelakunya

Oleh: Edy Saputro Cahyo

Bunga tunduk meruap desiran angin
Panas ketuk akar mendekte rerambatan
Batu putih curian disebar
Curian nan kekal dari pot mahal
Berlabuh ke tanah pasir buatan
Bergoyang-goyang terkutuk angin
Kerap tak melumpuhkan dudukmu
Manusia samin dan manusia gila menanamnya
Ketika malam, dengus mendengus disamarkan
Pada pujian keindahan apa yang telah Tuhan berikan
Pada tanah keras
Kami memindahkan tanpa dosa curian
Tanpa ada kecurigaan mata-mata malam
Penuh sudah!
Biarkan Tuhan yang menghidupkan
Kami mendo’akan kegilaan dan kesaminan tanaman
Pot Sarang, 9 November 2014


Komentar