- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
KKN, kuliah kerja nyata. Program
ini adalah salah satu dari tri dharma perguruan tinggi yaitu pengabdian kepada
masyarakat. Biasanya terletak pada desa, beberapa kecamatan dari satu kabupaten.
Mahasiswa yang serius menganggap
KKN suatu perkerjaan dalam perolehan nilai saja. Tanpa memberikan banyak
kontribusi sosialnya kepada masyarakat. Dalam prosedur masing-masing perguruan
mempunyai kebijakan sendiri-sendiri. Mahasiswa yang serius juga akan bersungguh-sungguh
dalam kinerjanya, Baik terhadap masyarakat dan pihak lembaga pengabdian
masyrakat (LPM). Mahasiswa yang dulu-dulu memang mempunyai cara berpikir yang
berbeda dengan mahasiswa sekarang, era modern.
Bagaimana mahasiswa sekarang
menilai tentang KKN. Banyak ucapan dari ujung Jember barat sampai hilir,ada
beberapa pemaknaan baru. Mahasiswa mengutarakan tentang KKN ada 4. Ada di bawah
ini.
Satu, Menganggap KKN adalah kuliah
kerja nyatai, yang dilakukan mahasiswa dengan bersantai santai, tidak terpatok
pada nilai. Mahasiswa yang tidak mempunyai disiplin ilmu. Dalam pekerjaan tugas
dari LPM dibuat nyanti saja. Program kerja dibuat nyantai pula. Menurut
kamus KKBI santai adalah “bebas dari ketengangan, dalam keadaan bebas dan
senggang, bersifat pribadi pada suasana akrab”. Dalam kenyataannya nyantai ini
dikenakan terhadap seluruh kegiatan yang formal seperti, baju santai yang
seharusnya pakai almamater setiap ada kegiatan. Ada pula, mahasiswa yang
KKN tiap minggunya dibuat liburan kesalah satu tempat pariwisata.
Kedua, KKN adalah kuliah kerja
nyangkruk. Mahasiswa yang seperti ini siang, malam, dan sore sering nyangkruk.
Ada tempat-tempat tertentu yang menjadi tujuan penyangkruk meliputi, warung,
posko, kontrakan di desa. Itulah yang dilakukan, hanya bergurai dan lebih dekat
dengan keakraban masyarakat dan teman.
Ketiga, KKN adalah kuliah kerja
nyari-nyari. Mahasiswa yang nyari-nyari jodoh, bunga desa, cinlok, dan
kesenagan tersendiri sesaui ambisi. Menurutku aku suka poin ketiga ini, aku
akan mendukung perngertian KKN persis seperti itu. Setelah selesai KKN ada yang
sudah jadian, ada yang punya pacar anak desa. Parahnya lagi, anak yang
dipacari adalah anak kepala desa.
Keempat, KKN adalah kuliah kerja
nglayap. Menemui mahasiswa seperti ini jarang sekali, tetapi ada. Pada dasarnya
nglayap hamper sama dengan nyangkruk. Tetapi nglayap di sini lebih merujuk pada
kegiatan di luar program kerja, yaitu cari ikan, cari jeruk, dan sayur-sayur.
Mhasiswa yang ini, tidak mau rugi selalu hitung-hitungan agar tidak rugi.
Memang jarang sekali tinggal di posko, keseringan tinggal di rumah perangkat
desa. Itulah singkat KKN jaman sekarang.
Komentar
Posting Komentar